Kangxi – Kaisar Terlama China

Kaisar Qing Kangxi (4 May 1654 – 20 December 1722)  terlahir sebagai Aisin Gioro Xuanye 愛新覺羅玄燁  adalah kaisar yang memerintah paling lama di dalam 5000 tahun sejarah China. Beliau adalah kaisar ke-empat dari Dinasti Qing. Beliau memerintah selama 61 tahun, dan tahun-tahun pemerintahannya bisa disebut sebagai salah satu masa kegemilangan Dinasti Qing.

Beliau juga yang memerintahkan kompilasi kamus bahasa yang sampai sekarang dikenal sebagai Kamus Kangxi (Kangxi Dictionary)

Yang menarik dari Kangxi adalah beliau naik tahta pada usia 7 tahun, dan selama beberapa tahun di awal pemerintahannya dia dikawal oleh beberapa menteri yang menjadi wali dan juga neneknya yang adalah Ibu Suri. Walaupun demikian, beliau dikenal sebagai kaisar yang senang belajar dan seorang pekerja keras. Pada masa pemerintahannya, banyak misionaris Jesuit yang datang ke Tiongkok untuk mengbarkan injil. Dan dari mereka Kangxi mempelajar matematika, astronomi, dan banyak hal-hal lain yang baru bagi orang Tiongkok saat itu. Dia adalah kaisar pertama yang memainkan alat musik barat, yaitu Spinet – dan juga mempekerjakan Karel Slavíček sebagai pemusik istana.

Kondisi waktu itu adalah Dinasti Qing (bangsa Manchu) menjajah Tiongkok (mayoritas orang Han), tetapi karena kecerdasan dan kebijaksanaan Kangxi, maka ia menghilangkan semua bentuk diskriminasi. Ia banyak mengangkat pejabat bangsa Han yang berpotensi. Kesejahteraan rakyat ditingkatkan. Oleh karena itulah maka negara menjadi aman dan dia dicintai oleh rakyat.

Sebagai seorang anak yang lahir dari keluarga istana, Kangxi terbiasa hidup mewah, dan dia memiliki alasan untuk menjadi malas dan tidak rajin belajar. Tetapi rupanya justru Kangxi mengetahui kewajibannya sebagai seorang kaisar, walau dia masih anak-anak waktu naik tahta. Kangxi dalam kesibukannya memerintah sebuah kekaisaran yang besar di jamannya, terkadang menyempatkan diri mengajar anak-anaknya dan cucunya matematika dan berbagai ilmu yang lain. Suatu hal yang sangat mengagumkan. Dan hasilnya adalah, Kangxi memiliki anak dan cucu yang mewarisi sifat kerja keras, kecerdasan dan kepeduliannya terhadap rakyat.

Setelah Kaisar Kangxi meninggal, dia digantikan oleh anaknya yang kemudian dikenal sebagai Kaisar Yongzheng, ayah dari Kaisar Qianlong. Ketiga kaisar ini – Kang-Yong-Qian, adalah tiga kaisar besar dari Dinasti Qing. Dan boleh dikatakan dalam seluruh sejarah kerajaan Tiongkok, hanya mereka ini – kakek-anak-cucu yang berhasil dalam suksesinya.

Kangxi dideskripsikan sebagai seorang pria yang cukup tinggi dengan tubuh proporsional, senang melakukan sport yang macho, dan sering meluangkan waktu 3  bulan dalam setahun untuk berburu di istana musim panas. Bukan berarti menganggur, karena waktu berburu itu dia akan membawa para menteri dan pejabat untuk bekerja di istana musim panasnya.

young_kangxi

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s